Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dengan dukungan International Federation of Journalists (IFJ) mengundang 10 media alternatif di pulau Jawa dan luar pulau Jawa untuk mengikuti “Pelatihan Keberlanjutan Finansial untuk Media Alternatif”. Ada lima (5) media alternatif akan menjadi peserta pelatihan di Batam, sementara lima (5) lainnya di Bandung. Program yang dirancang untuk meningkatkan...
Sebanyak 25 orang jurnalis terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan training yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman Anda mengenai pemilihan umum berperspektif HAM
Kekerasan terhadap jurnalis dalam aksi massa bukan pertama kali terjadi
Apa yang terjadi pada Ghinan adalah penghambatan pada kerja-kerja jurnalis
Program ini akan diberikan kepada 10 jurnalis terpilih, dengan komposisi 5 peserta akan berasal dari Jakarta, 5 dari luar Jakarta.
This arrest was none other than an attempt to silence journalists and media who were critical to the government.
Penahanan ini hanya upaya untuk membungkam jurnalis dan media yang melancarkan kritik terhadap pemerintah.
Pemberian remisi sama saja menciptakan preseden buruk bagi kemerdekaan pers.
Ditjen Pemasyarakatan mengklaim draf pembatalan remisi untuk Susrama sudah diserahkan ke Sekretariat Negara
Jurnalismedata.id menjadi platform yang bisa diakes secara cuma-cuma oleh publik untuk belajar jurnalisme data
Upah kerja yang rendah, gaji yang telat dibayar, dan kekerasan fisik menjadi tiga ancaman terbesar bagi para jurnalis di Indonesia
Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) akan menyelenggarakan Training dengan tema “ Storytelling for Creating Public Demand for Corporate
AJI Indonesia - Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) akan menyelenggarakan Training dengan tema “ Storytelling for Creating Public Demand for
Indonesian President Joko Widodo’s decision to reduce I Nyoman Susrama’s sentence has obstructed justice and hurt not only the victim’s family but also the country’s press community.
Kebijakan presiden yang mengurangi hukuman itu melukai rasa keadilan tidak hanya keluarga korban, tapi jurnalis di Indonesia.
Pemberian grasi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap I Nyoman Susrama yang menjadi otak pembunuh wartawan Radar Bali, Jawa Pos Grup, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa adalah langkah mundur
















