x
Menampilkan 1 - 10 dari 52 data.

Perusahaan melakukan efisiensi dengan PHK para pekerja dengan target pengurangan dari 700 ke 500 pekerja tersisa.

01 Nov 2023

Sistem kerja diubah menjadi by project. Pekerja diminta mengundurkan diri.

01 Jan 2024

PHK dilakukan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama pada 2024. Gelombang kedua pada 2025. PHK pertama terjadi setelah lebaran 2024. Terjadi negosiasi pesangon dari 1 kali menjadi 5 kali gaji.

01 Apr 2024

PHK dilakukan manajemen atas dalih efisiensi. PHK bulan Mei 2024 ini dinyatakan Pemred merupakan gelombang kedua.

10 Mei 2024

Sasmito menerima surat dari VOA yang menyatakan kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2024. Sebelumnya ada preseden Sasmito tidak diperbolehkan menulis karena unggahan di media sosial yang berkaitan dengan isu yang diadvokasi. Saat ini Sasmito mengajukan kasasi.

31 Mei 2024

PHK terjadi akibat perusahaan berhenti beroperasi.

31 Jul 2024
31 Jul 2024

PHK terjadi setelah para pekerja memberitahukan serikat pekerja.

30 Agu 2024

PHK dilakukan tidak sesuai penghitungan. Pekerja menolak dan mengajukan ke tripartit. Mediator mengeluarkan anjuran jumlah pesangon yang diterima pekerja.

30 Agu 2024

Perusahaan minta pekerja tanda tangan surat kesepakatan PHK dengan pesangon 1 kali upah.

30 Agu 2024