Jakarta, 13 Mei 2026 – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, dengan dukungan Uni Eropa, sukses menyelenggarakan diskusi publik bertajuk "Kebebasan Pers di Bawah Ancaman Sensor dan Swasensor". Acara ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan World Press Freedom Day (WPFD) 2026 setelah sebelumnya AJI menggelar rangkaian kegiatan di 10 kota.
Pada diskusi ini dibahas bagaimana potret buram...
Apa pendapat mereka mengenai kerja jurnalis? Mengapa perlu dilindungi?
Hampir dua bulan sejak kasus pertama Covid-19 ditemukan, dampak pandemi ini langsung menghantam semua sektor, termasuk media. Sejak akhir April 2020 lalu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mulai
Kami mengajak solidaritas kawan-kawan semua untuk meramaikan kampanye online AJI pada Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2020.
"Sustainability Reporting (SR) sebagai Peluang dan Bagian Integral dari Jurnalisme: Peluang dan Pembelajaran Langsung dari Jurnalis Indonesia" diselenggarakan oleh Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI)
Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan UNICEF kembali menyelenggarakan Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 untuk kategori cetak/ online, televisi, radio dan foto. Selain memberikan
Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan UNICEF kembali menyelenggarakan Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 untuk kategori cetak/ online, televisi, radio dan foto.
Intimidasi dan kekerasan kembali terjadi terhadap jurnalis saat melakukan peliputan di wilayah Provinsi Banten. Kali ini terjadi terhadap jurnalis foto Media Indonesia, Fransisco Carolio Hutama Gani
Sekolah Jurnalis AJI (SJAJI) bersama dengan Roche Indonesia hari ini mengumumkan pemenang dalam Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik "Memahami Imunoterapi Kanker: Siapkah Indonesia Memberikan Akses
Menghalangi kerja-kerja jurnalistik dengan tindakan persekusi kembali terjadi terhadap beberapa jurnalis, di Kota Serang, Banten pada Senin, 20 April 2020.
Berdasarkan laporan yang masuk ke Posko Pengaduan LBH Pers dan AJI Jakarta hingga 20 April 2020, ada 23 orang jurnalis dan pekerja media yang mengalami persoalan ketenagakerjaan di beberapa perusahaan
Di tengah situasi krisis ini, media sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi yang akurat dan mendidik publik, selain mengawal penanggulangan krisis. Namun di sisi lain, para wartawan khususnya







