x

Seruan AJI Pontianak untuk anggotanya dan seluruh perusahaan pers dan jurnalis se-Kalbar terkait COVID-19

Kepada seluruh Anggota AJI Pontianak dan seluruh perusahaan pers dan jurnalis se-Kalbar,

Beberapa waktu ini, sejumlah media tempat kita bekerja sudah mengeluarkan sejumlah SOP peliputan serta berita tentang 96 orang positif Covid -19 atau Novel Coronavirus di seluruh Indonesia yang mana 1 orang adalah warga Pontianak. Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan dengan berita soal Menhub Budi Karya Sumadi yang disebut positif Corona. Untuk itu, Pengurus AJI Pontianak menyerukan agar:

1. Tidak mendekati lokasi yang dianggap berisiko terpaparnya virus corona. Jika ingin mengambil video atau foto, diminta untuk mengambil dengan teknik zoom. Tempat berisiko ini bisa rumah sakit, rumah tinggal orang dalam pemantauan, atau lokasi-lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

2. Jika kondisi tubuh sedang tidak fit, jangan remehkan hal ini, segera memberi tahu ke redaksi masing-masing untuk mengambil izin sakit. 

3. Menyerukan kepada seluruh perusahaan pers yang ada di Kalimantan Barat, untuk menyiapkan alat pelindung diri, seperti masker dan hand sanitizer. Kemudian memberikan dispensasi kepada jurnalis atau pekerjanya yang sakit flu, untuk beristirahat di rumah. Selain itu, memfasilitasi asuransi kesehatan bagi pekerja pers di perusahaan tersebut. 

4. Menyerukan seluruh anggota AJI Pontianak, ketika dalam kondisi fit dan akan melakukan kegiatan jurnalistiknya meliput informasi terkait corona di wilayah yang berisiko, wajib membawa baju ganti untuk diganti ketika setiba di rumah atau kantor masing-masing. Kemudian menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan serta mengenakan masker, saat meliput.

5. Menyerukan kepada perusahaan pers untuk tidak membebankan jurnalis yang bekerja melebihi jam kerjanya (8 Jam sesuai UU Ketenagakerjaan).

6. Menyerukan kepada perusahaan pers untuk cepat tanggap, jika ada jurnalisnya yang terindikasi terkena flu atau kondisi yang menyerupai terpaparnya seseorang pada virus corona. Cepat tanggap ini dimaksudkan untuk menghubungi rumah sakit terdekat, atau rumah sakit rujukan penanganan virus corona. Selain itu diharapkan sejumlah perusahaan pers di Kalbar untuk segera memberikan suplemen tambahan berupa makanan dan minuman bergizi pada jurnalis, editor serta seluruh awak redaksi di perusahaan pers tersebut.

7. Menyerukan kepada seluruh perusahaan pers untuk memorotarium penugasan jurnalisnya ke luar daerah dan luar negeri, hingga pandemi covid-19 sudah dinyatakan aman.

8. Menyerukan kepada seluruh jurnalis tanpa terkecuali, untuk setop stigma dalam bermedia sosial dan menghasilkan karya jurnalistik, terkait Virus Corona. Seperti menyebut: Flu Cina, Flu Wuhan, dsb. 

9. Melawan hoaks corona dengan memberitakan yang sesuai fakta dan sesuai kaidah jurnalistik

Demikian seruan dari AJI Pontianak. Ingatlah, tak ada berita seharga nyawa. Dedikasi untuk mengabarkan informasi sesuai fakta harus selaras dengan kondisi yang prima.

Salam Independen!!!

Ketua AJI Pontianak

Ramses Tobing


Koordinator Divisi Advokasi, Hukum dan Serikat Pekerja 

Reinardo Sinaga

Share