x

Siaran Pers : AJI Tolak Dukung Mendukung Capres

No                   : 017/AJI-Div.Adv/S.P/VI/2014
Perihal            : Pernyataan Terbuka untuk segera disiarkan
 

 

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menerima release dari penggagas Deklarasi Revolusi Harmoni dan Revolusi Mental yang disampaikan di Jakarta, 11 Juni 2014.

 

 
Secara substansi, AJI tidak keberatan dengan isi deklarasi yang intinya mengajak publik untuk menolak kekerasan, bekerja keras dengan cara yang benar, menjauhi segala kecurangan, bertekad membangun kesetaraan, berbicara hanya untuk kebenaran, mengedepankan dialog yang jujur, terbuka, bersahabat, menjaga dan merawat alam dan lingkungan, meningkatkan potensi manusia untuk kepentingan Indonesia. 
 
Namun pencantuman nama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia sebagai salah satu pendukung Deklarasi Revolusi Harmoni, menurut hemat kami tidak tepat dan dapat menimbulkan tafsir politik yang tidak perlu.
 
AJI adalah organisasi profesi jurnalis yang memperjuangkan kebebasan pers dan hak publik akan informasi yang berkualitas, meningkatkan profesionalisme dan etika  jurnalis, dan memperjuangkan kesejahteraan jurnalis melalui Serikat Pekerja Media. 
 
Dalam kehidupan berpolitik dan bernegara, pengurus AJI Indonesia menjauhkan diri dari praktek jurnalisme partisan. AJI juga menegaskan TIDAK TERLIBAT dalam urusan dukung-mendukung Capres dan Cawapres pada Pemilu 2014.
 
AJI percaya bahwa preferensi politik dan memilih dalam Pemilu merupakan hak setiap warga negara, dimana organisasi (AJI) tidak ikut mencampurinya. AJI memilih fokus dalam urusan profesi jurnalistik, menjaga independensi, dan memastikan anggotanya bekerja secara etik dan profesional.
 
Demikian pernyataan ini kami buat. Agar para pihak yang berkepentingan maklum adanya.
 
Jakarta, 12 Juni 2014
 
 
 
Eko Maryadi                         Suwarjono

Ketua Umum                         Sekretaris Jenderal

Share