x

Tiga Peserta Terbaik Banking Editors Masterclass 2020

JAKARTA- Program Banking Editors Masterclass (BEM) 2020 yang diselenggarakan oleh Sekolah
Jurnalisme Aliansi Jurnalis Independen (SJIAI), Bank Commonwealth dan Kedutaan Besar Australia telah selesai. Berakhirnya program BEM 2020 ini ditandai dengan upacara kelulusan bagi 24 peserta yang terdiri dari jurnalis senior dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (17/3).

Dalam acara kelulusan ini, terpilih tiga peserta terbaik yang berhak mendapatkan hadiah berupa
uang masing-masing sebesar Rp 8 juta. Ketiga peserta tersebut adalah Syafira Primadhyta (CNN
Indonesia), Paskalis Iswari Parahita (Kompas TV) dan Adi Marsiela (Suara Pembaruan). Ketiga peserta terbaik ini dipilih berdasarkan tugas akhir dan kedisiplinan serta keaktifan selama mengikuti kursus yang berlangsung selama tiga bulan.

Selain tiga peserta terbaik, penyelenggara juga memilih peserta yang berkembang secara pesat
dalam kursus singkat ini. Kategori bagi peserta The Most Improved ini disematkan kepada Jailani
(Batam Pos) atas perkembangannya dalam mengikuti kelas dan kegigihannya dalam menyelesaikan peliputan tugas akhir di daerah perbatasan.

Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati mengucapkan selamat kepada para
peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini. Menurutnya, BEM merupakan salah satu upaya
Bank Commonwealth untuk meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat. “Kami berharap
jurnalis dan media bisa memberikan pemahaman dan pengetahuan serta mengedukasi masyarakat mengenai keuangan dan perbankan. Pemahaman ini menjadi sangat relevan terutama di masa pandemi Covid,” kata Lauren dalam kata sambutannya di acara kelulusan BEM 2020, Rabu (17/3).

Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito menambahkan, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk
menambah pengetahuan bagi jurnalis untuk menghasilkan karya-karya yang mendalam dan analitis dalam isu-isu keuangan dan perbankan. Menurutnya, menulis isu-isu keuangan dan perbankan memiliki tantangan yang berbeda dengan dengan bidang lain. “AJI berharap para peserta dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan kepada rekan-rekan jurnalis lainnya,” kata Sasmito.

Acara kelulusan ini sendiri dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Perwakilan
Kedutaan Besar Australia Luke Brown, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UMKM Riza Damanik, Deputi Usaha Kecil Menengah Hanung Harimba. 

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengapresiasi terselenggaranya program pelatihan
bagi jurnalis ini. “Saya percaya program ini dapat melanjutkan pemberitaan tentang UMKM dan
perbankan yang komprehensif, berkualitas serta berbasiskan data yang akurat,” kata Teten dalam
sambutannya.

BEM adalah kursus singkat tentang keuangan dan perbankan yang diselenggarakan SJAJI bekerja sama dengan Commonwealth Bank dan Kedutaan Besar Australia. Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis senior dalam menghasilkan karya jurnalistik yang mendalam dan analisis yang tajam dan akurat. BEM sendiri sudah digelar sejak 2019 dan telah diikuti berbagai jurnalis berpengalaman dari berbagai media massa.

Tahun ini, BEM mengambil tema Peran Perbankan Dalam Adaptasi UMKM di Masa Pandemi.
Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, BEM pada angkatan kedua ini digelar secara virtual sejak
November 2020 hingga Januari 2021. Pelatihan disusun dalam 12 sesi pertemuan di mana setiap sesi pertemuan berlangsung selama dua jam. Peserta yang terpilih adalah jurnalis senior yang berasal dari berbagai daerah.


Tentang SJAJI
Sekolah Jurnalis AJI (SJAJI) berafiliasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Sekolah ini didirikan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas jurnalis melalui berbagai pelatihan. AJI sendiri adalah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) lahir sebagai perlawanan komunitas pers Indonesia terhadap kesewenang-wenangan rezim Orde Baru yang didirikan di Sirnagalih, Bogor, 7 Agustus 1994. Misinya sebagai organisasi jurnalis adalah memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis.

Saat ini, AJI memiliki cabang 40 AJI kota dan telah menjadi anggota sejumlah organisasi di tingkat
global: International Federation of Journalists (IFJ), berkantor pusat di Brussels, Belgia: International Freedom of Expression Exchange (IFEX), berkantor pusat di Toronto, Kanada: Global Investigative Journalism Network (GIJN), berkantor pusat di Maryland, AS: Forum Asia, jaringan hak asasi manusia berkantor pusat di Bangkok, Thailand; South East Asian Press Alliance (SEAPA), yang bermarkas di Bangkok.

Share