Pengorganisasian & Kepemimpinan SP
LATAR BELAKANG
Hingga awal 2015, berdasarkan data Aliansi Jurnalis Independen dan Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, jumlah serikat pekerja media di Indonesia hanya 38 serikat pekerja. Padahal, total media di Indonesia mencapai 2.000. Jumlah serikat pekerja media tersebut, sangat minim dibanding secara jumlah media. Jumlah serikat pekerja yang aktif juga hanya 24 serikat pekerja media.
Tingginya ketimpangan antara jumlah perusahaan media dan serikat pekerja ini merupakan ironi. Sebab, selama ini media kerap menyuarakan nilai demokrasi dan pemenuhan hak asasi manusia. Kenyataannya, soal kebebasan berorganisasi di sektor media kurang tumbuh dengan baik.
Ada sejumlah penyebab dari minimnya jumlah serikat pekerja media ini. Faktor yang paling dominan adalah karena kurangnya kesadaran untuk berserikat. Selama ini, pengorganisasian serikat pekerja lebih banyak bertumpu pada jurnalis. Keterlibatan non-jurnalis dalam serikat pekerja juga relatif minim.
Pengorganisasian dan kepemimpinan dalam tubuh serikat pekerja di sektor media, selama ini bisa dikatakan stagnan. Perlu ada terobosan dan strategi baru, atau mencontoh pola kerja serikat pekerja lainnya, yang berbeda sektor, untuk kembali meningkatkan semangat para aktivis serikat pekerja media. Untuk itu, AJI Indonesia dan FSPMI Independen akan menggelar workshop bertema “Pengorganisasian dan Kepemimpinan Serikat Pekerja”.
TUJUAN
- Memberikan pemahaman kepada para pengurus serikat pekerja tentang kondisi terkini gerakan serikat pekerja sektor media dan tantangan yang dihadapinya
- Mendorong penguatan pengorganisasian serikat pekerja untuk meningkatan kesadaran berserikat
- Bertukar pengalaman dalam pengelolaan serikat pekerja dari sektor non-media
- 2 kali dilihat





